Gempa Nepal 2015: Tragedi Dahsyat yang Mengguncang Himalaya

ada-ohio.org – Gempa Nepal 2015 merupakan salah satu bencana alam paling mematikan yang pernah terjadi di kawasan Himalaya. Gempa berkekuatan 7,8 skala Richter mengguncang Nepal pada 25 April 2015, menyebabkan ribuan korban jiwa, kehancuran bangunan bersejarah, dan dampak ekonomi yang luar biasa.

Dalam artikel ini, kita akan membahas penyebab gempa Nepal 2015, dampaknya terhadap masyarakat dan infrastruktur, serta upaya pemulihan setelah bencana.

Baca Juga: 5 Gempa Terbesar di Dunia yang Pernah Tercatat dalam Sejarah

1. Kronologi Gempa Nepal 2015

Guncangan Utama dan Gempa Susulan

Pada 25 April 2015, pukul 11.56 waktu setempat, gempa Nepal 2015 terjadi dengan episentrum di daerah Gorkha, sekitar 80 km barat laut Kathmandu. Gempa ini berlangsung selama hampir satu menit dan terasa hingga India, Tibet, Bangladesh, dan Bhutan.

Setelah guncangan utama, terjadi lebih dari 100 gempa susulan dalam beberapa minggu berikutnya, termasuk gempa besar berkekuatan 7,3 SR pada 12 Mei 2015, yang memperburuk kerusakan.

Skala Kerusakan

Gempa Nepal 2015 menyebabkan lebih dari 8.900 korban jiwa dan 22.000 orang terluka. Ratusan ribu rumah, sekolah, dan kuil hancur, termasuk situs bersejarah seperti Menara Dharahara di Kathmandu.

Baca Juga: Gempa dan Tsunami Palu 2018: Penyebab, Dampak, dan Upaya Pemulihan

2. Penyebab Gempa Nepal 2015

Pergerakan Lempeng Tektonik

Nepal terletak di zona pertemuan antara Lempeng India dan Lempeng Eurasia. Pergerakan lempeng ini menyebabkan Himalaya terus mengalami tekanan, yang pada akhirnya memicu gempa besar seperti yang terjadi pada gempa Nepal 2015.

Kurangnya Kesiapan Infrastruktur

Meskipun Nepal termasuk wilayah yang rawan gempa, banyak bangunan tidak dirancang tahan gempa, sehingga banyak rumah dan fasilitas umum runtuh dalam bencana ini.

3. Dampak Gempa Nepal 2015

Korban Jiwa dan Kerugian Materi

Menurut data resmi, gempa Nepal 2015 menewaskan lebih dari 8.900 orang dan menyebabkan lebih dari 600.000 rumah hancur. Kerugian ekonomi diperkirakan mencapai 10 miliar dolar AS atau sekitar 50% dari PDB Nepal saat itu.

Dampak terhadap Pariwisata

Nepal, yang bergantung pada sektor pariwisata, mengalami penurunan drastis dalam jumlah wisatawan setelah gempa. Banyak jalur pendakian ke Everest Base Camp terdampak, dan situs bersejarah seperti Lapangan Durbar di Kathmandu mengalami kerusakan parah.

Gangguan Sosial dan Kesehatan

Bencana ini menyebabkan ratusan ribu orang kehilangan tempat tinggal dan menghadapi kekurangan air bersih, makanan, serta layanan kesehatan. Banyak rumah sakit kewalahan menangani jumlah korban yang terus bertambah.

4. Upaya Pemulihan dan Bantuan Kemanusiaan

Bantuan Internasional

Setelah gempa Nepal 2015, berbagai negara dan organisasi internasional seperti PBB, Palang Merah, dan pemerintah India memberikan bantuan dalam bentuk dana, tenaga medis, dan pasokan makanan.

Rekonstruksi Infrastruktur

Pemerintah Nepal meluncurkan program rehabilitasi untuk membangun kembali rumah, sekolah, dan tempat ibadah dengan standar tahan gempa. Namun, keterbatasan dana dan birokrasi membuat proses pemulihan berjalan lambat.

Edukasi dan Persiapan Bencana

Setelah bencana ini, pemerintah Nepal mulai meningkatkan kesadaran masyarakat tentang mitigasi gempa dan membangun gedung-gedung dengan desain yang lebih aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *